Baca Juga

Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Februari 2011

Misteri Migrasi Penyu Laut Terjawab Sudah


NEWS.COM - Sampai saat ini, bagaimana spesies seperti penyu laut dapat bermigrasi ribuan mil di lautan tanpa petunjuk apa-apa menjadi misteri besar para ilmuwan.

Sebagaimana diketahui, penyu adalah kura-kura laut. Berbeda dengan kura-kura, penyu memiliki sepasang tungkai depan sebagai kaki pendayung. Penyu laut tidak dapat menarik kepalanya ke dalam apabila merasa terancam, berbeda dengan kura-kura. Walaupun seumur hidup berkelana di dalam air, sesekali mereka tetap harus ke permukaan.

Penyu pada umumnya bermigrasi dengan jarak yang cukup jauh dengan waktu yang tidak terlalu lama. Seperti, jarak 3.000 kilometer dapat ditempuh hewan yang bernapas dengan paru-paru itu dalam waktu 58 - 73 hari.

Kini, para peneliti dari University of North Carolina yakin bahwa mereka telah menemukan jawabannya. Penyu tempayan, spesies penyu laut, dapat menentukan garis bujur dengan menggunakan dua set isyarat magnetik, seperti kompas.

Ini adalah kali pertama kemampuan tersebut ditunjukkan dalam migrasi hewan. Penelitian ini pun kemudian langsung dipublikasikan di jurnal Current Biology.

Sebelumnya, sejumlah jenis penyu diperkirakan hanya mampu menggunakan isyarat magnetik untuk menentukan lintang, dan diyakini tidak mampu mengenali garis bujur. Tapi, temuan ini mengejutkan para peneliti ketika mengembangkan suatu metode yang melibatkan kekuatan dan sudut medan magnet Bumi.

"Bagian tersulit dari navigasi terbuka di laut bebas adalah menentukan posisi bujur dan arah timur-barat," kata Nathan Putman yang bertindak sebagai kepala riset. Dikutip VIVAnews dari BBC, Jumat 25 Februari 2011.

"Membutuhkan waktu berabad-abad untuk mengetahui garis bujur dalam perjalanan panjang mereka di laut," tandasnya. Namun, bagi penyu tempayan, migrasi ini harus ditempuh ketika mereka sampai ke laut dari sarang mereka di pinggir pantai. Saat mencapai pantai, tiap penyu kecil akan melewati kursus singkat untuk berenang di laut terbuka.

Bagaimana peneliti mengetahui bahwa penyu dapat mengenali garis bujur dengan isyarat medan magnet?

Peneliti membawa sejumlah penyu tempayan yang ditangkap dari laut Florida. Mereka ditempatkan di dalam wadah air melingkar dan ditambatkan sistem pelacakan elektronik untuk memantau arah berenangnya.

Para penyu kemudian dikenakan isyarat medan magnet yang direplikasikan di dalam kolam. Kedua isyarat itu ditempatkan di dua lokasi berbeda dengan pada garis lintang yang sama, namun di garis bujur yang berbeda sepanjang rute migrasi mereka.

Penyu tempayan bereaksi untuk tiap-tiap medan magnet dan berenang ke arah yang mereka tuju. Dalam kenyataan, arah itu sesuai dengan rute migrasi yang membentuk lingkaran. Dengan demikian, para peneliti menyimpulkan bahwa penyu dapat menentukan informasi bujur menggunakan medan magnet.


Sumber : 
teknologi.vivanews.com
READ MORE - Misteri Migrasi Penyu Laut Terjawab Sudah

Jumat, 11 Februari 2011

Misteri Berjalan Saat Tidur Terungkap

Berjalan saat tidur bisa dialami siapa saja. Banyak orang yang menganggapnya hal biasa atau bahkan menjadi bahan ledekan. Padahal ini merupakan gangguan kesehatan yang bisa membahayakan.
Tim peneliti dari Washington University, Amerika Serikat, berhasil menemukan pemicunya dengan meneliti empat generasi dalam sebuah keluarga, di mana sembilan anggota keluarganya dari 22 orang mengalami gangguan berjalan saat tidur. 
Tim yang dipimpin Dr Christina Gurnett itu menemukan bahwa orang yang berjalan saat tidur memiliki kesalahan pada kromosom tertentu. Dengan hanya satu salinan DNA yang rusak, sudah cukup untuk menyebabkan berjalan saat tidur.
Dari analisa sampel saliva atau air liur, peneliti menemukan gangguan dari sebuah kesalahan pada kromosom 20, yang diturunkan secara genetik. "Ada kemungkinan bahwa beberapa gen memicu masalah ini. Apa yang kami temukan adalah lokus genetik pertama," kata Gurnett, seperti dikutip dari Daily Mail.
"Kami belum tahu gen mana yang berhubungan langsung dengan kromosom 20. Tetapi penemuan ini dapat membantu mengidentifikasi dan mengobati kondisi gangguan berjalan saat tidur," katanya seraya mengungkap bahwa kasus ini menimpa satu dari 10 anak dan satu dari 50 orang dewasa.
Saat gangguan muncul pada malam hari, bagian primitif dari otak akan aktif dan mengontrol bagian pengendali tidak sadar. Inilah yang kemudian membuat seseorang bisa melakukan apa saja saat tidur, seperti duduk, berjalan, atau melakukan aktivitas lainnya yang kompleks.
Kondisi yang dikenal sebagai somnambulism ini bisa membahayakan nyawa penderita dan orang di sekitarnya. Dalam kondisi tak sadar, penderita bisa saja menyakiti orang lain atau berjalan ke wilayah berbahaya seperti jalan raya. Saat bangun, penderita biasanya tidak bisa mengingat aksinya.

Sumber : kosmo.vivanews.com
READ MORE - Misteri Berjalan Saat Tidur Terungkap

Senin, 31 Januari 2011

Misteri Raining Blobs, Gumpalan Hujan Yang Misterius

Pada tahun 1994, sebuah fenomena aneh sedang terjadi di Oakville, Washington, USA. Wilayah dengan populasi sebanyak 665 jiwa tersebut dikejutkan dengan sebuah fenomena aneh yang terjadi di wilayah mereka. Hujan turun dengan deras, namun bukan hujan biasa melainkan hujan subtansi misterius yang berupa jel. Keanehan tidak sampai disitu saja, setelah hujan misterius itu reda, beberapa penduduk mulai mengalami gejala flu. Apakah hujan misterius itu penyebabnya?

Peristiwa tersebut tepatnya terjadi pada tanggal 7 Agustus 1994 di pagi hari. Penduduk pun tidak menyadari bahwa pada hari itu akan terjadi hujan. Lalu, tidak lama kemudian, hujan pun turun, namun bukan hujan air melainkan hujan substansi misterius yang berupa jel.

Hujan misterius itu pun tidak berlangsung lama. Setelah reda, penduduk melihat gumpalan jel itu berserakan dimana - mana. Karena peristiwa itu belum pernah terjadi sebelumnya di Oakville, maka banyak penduduk yang mencoba untuk memegang substansi berbentuk jel tersebut. Seorang polisi setempat mengatakan, " Substansi ini sangat lembek, seperti memegang segumpal jeli di tanganmu. Kita tahu bahwa banyak fenomena aneh di dunia ini, tapi ini benar - benar sesuatu yang tidak biasa."

Menjelang sore hari, sebagian besar penduduk mulai merasakan gejala aneh pada tubuh mereka. Mereka mengalami pusing - pusing, mual, susah bernapas, bahkan ada penduduk yang sampai pingsan. Puluhan atau mungkin ratusan penduduk dilarikan ke rumah sakit setempat, dan yang membuat terkejut adalah gejala yang diderita oleh tiap - tiap penduduk berbeda. Ada yang hanya mengalami gejala flu, ada yang menderita vertigo serius dengan komplikasi di bagian mata, ada juga menderita infeksi telinga dalam. Karena banyak yang menduga bahwa wabah epidemi misterius tersebut diakibatkan oleh hujan aneh itu, maka salah seorang penduduk yang bernama Sunny membawa substansi aneh itu ke rumah sakit untuk diteliti.

Setelah diteliti oleh pihak rumah sakit, seorang teknisi lab mengumumkan hasil tes labnya. Menurut dia substansi tersebut megansung sel darah putih manusia, hmm..mirip dengan hujan merah di Kerala, namun dengan kasus yang berbeda. Kami memang belum dapat memastikan apakah hal ini yang menyebabkan epidemi di wilayah ini, namun kami telah mengirimkan sampel ke Departemen Kesehatan Washington untuk diteliti lebih lanjut.

Sementara itu, seorang mikrobiologis lain bernama Mike McDowell mengatakan jika ia tidak menemukan struktur biologis apapun dalam substansi itu, namun ia menemukan dua jenis bakter yang berbahaya bagi manusia. Salah satunya menyerang sistem pencernaan manusia, namun Mike juga belum bisa memastikan jenis bakteri tersebut.

Lalu, dari mana substansi ini berasal? beberapa orang menduga bahwa subtansi misterius itu berasal dari kotoran manusia yang dibuang dari pesawat terbang komersil.Tetapi, teori itu mendapat sanggahan karena sesuai dengan regulasi FAA, kotoran yang dibuang dari pesawat komersil berwarna biru karena dicampur dengan bahan khusus, sedangkan substansi tersebut berwarna bening.

Menurut salah seorang penduduk, hujan aneh tersebut telah mengguyur Oakville sebanyak 6 kali dalam waktu 3 minggu. Banyak orang yang sakit dan hewan pun banyak yang mati setelah memegang gumpalan aneh itu. Penduduk itu kemudian membawa sampel gumpalan tersebut dan membawanya ke ahli mikrobiologis lain, yaitu Tim Davis.

Setelah diteliti, Davis mengatakan bahwa ia menemukan sel eukariotik dalam gumpalan tersebut, meskipun ia belum yakin sepenuhnya. Ia mengatakan bahwa sel eukariotik tersebut merupakan sel yang ditemukan pada makhluk hidup, khususnya pada hewan.

Karena kasus hujan gumpalan aneh ini masih menjadi misteri dan belum terpecahkan, timbullah berbagai spekulasi mengenai peristiwa yang melanda Oakville pada tanggal 7 Agustus 1994. Salah satu teori yang paling populer adalah teori chemtrail. Seorang penduduk mengatakan jika banyak pesawat militer yang terbang rendah di daerah mereka, bahkan terkadang ada helikopter hitam yang juga terbang rendah melewati kawasan Oakville. Mereka menduga bahwa subtansi misterius tersbeut berasal dari pesawat dan helikopter tersebut.

Sayangnya, teori mereka sampai saat ini masih belum dapat dibuktikan, meskipun terdengar menyakinkan. Bagaimanapun juga, hujan substansi misterius yang terjadu di wilayah Oakville masih menyimpan misteri hingga saat ini, dan pertanyaan terbesar yang menghantui penduduk Oakville adalah Darimana, bagaimana, dan mengapa peristiwa aneh itu melanda wilayah mereka.

Sumber : http://vahn-saryu1.blogspot.com/2010/11/misteri-raining-blobs-hujan-gumpalan.html

READ MORE - Misteri Raining Blobs, Gumpalan Hujan Yang Misterius

Misteri Danau Berwarna Biru Neon di Australia

Berenang seharusnya memberikan suasana yang sehat bagi raga kita. Tetapi, belum tentu demikian halnya jika Anda berenang di kolam misterius ini. Kulit Anda bisa seketika berubah menjadi biru neon usai berenang di danau itu.

"Rasanya seperti kami sedang bermain dengan cat radioaktif," kata Phil Hart yang menangkap gambar fenomena aneh ketika teman-temannya muncul dari sebuah danau di suatu malam.
Apa yang membuat air di tepi danau itu menyala dalam kegelapan? Ya, air berwarna terang di saat gelap itu tidak muncul dengan sendirinya. Ia tercipta karena reaksi kimia yang disebut biopendar (bioluminescence), yang muncul saat konsentrasi mikro-organisme di dalam air terganggu secara alamiah.
Phil, 34 tahun, meletakkan kameranya dengan penyanggah kaki tiga dengan kecepatan shutter lambat. Lalu, dia kemudian melempar butiran pasir dan batu sehingga kamera dapat menangkap gambar bintik-bintik air biru sebanyak mungkin.

Gambar-gambar ini terlihat sangat menakjubkan. Warnanya berubah ketika konsentrasi mikro-organisme Noctiluca Scintillans di dalam air tidak normal, jauh lebih tinggi dari biasanya. Phil dan teman-temannya mengambil gambar itu di Danau Gippsland, Victoria, Australia.
"Berada di sana dan melihat biopendar yang begitu memukau adalah kesempatan yang sangat langka," ujar Phil. "Saya di sini sebagai direktur program di sebuah organisasi yang secara rutin mengadakan agenda berkemah di sekitar Danau Gippsland sejak 50 tahun lalu. Dan, belum pernah ada yang dapat melihat biopendar seterang ini."

Seperti yang disebutkan, fenomena ini disebabkan tingginya konsentrasi mikro-organisme yang tinggi. Hal ini diyakini sebagai hasil dari kombinasi kebakaran hutan dan banjir di sekitar danau, di mana secara tidak langsung meningkatkan kadar nutrisi di dalam air yang dapat menghidupkan organisme.
"Ini tidak akan terjadi lagi dalam hidup saya," tutur Phil. "Saya merasa beruntung karena telah melihatnya dan berhasil merekam gambar tersebut dengan kamera saya."
"Warna biru cerah tidak hanya terlihat dengan mata kepala saya saja, tetapi juga dengan kamera saya. Ketika mengambil fotonya pertama kali, saya hampir tidak percaya melihat orang-orang di air tampak aneh," pungkas pria asal Melbourne itu.

READ MORE - Misteri Danau Berwarna Biru Neon di Australia

Senin, 06 Desember 2010

10 Fakta tentang mimpi



Mimpi atau di sebut juga bunga tidur memiliki berjuta keanehan, ingin tahun fakta tentang mimpi coba lihat list di bawah ini:

READ MORE - 10 Fakta tentang mimpi

Misteri : Mungkinkah Dewa Manusia Purba adalah Alien?

Para ahli telah menyimpulkan bahwa Garis-garis Nazca dibuat untuk sesuatu diatas sana, karena tak mungkin melihat simbol-simbol tersebut dari bumi. Namun yang paling baru adalah, spekulasi bahwa garis-garis Nasca adalah sebuah landasan semacam pesawat terbang, karena mempunyai panjang bermil-mil dan percaya atau tidak, garisnya sangat lurus.

Bahkan disebuah bukit terdapat garis menyerupai jalan yang nampaknya susah untuk dibuat dengan peralatan seadanya, karena mampu membuat jalan itu berada diatas bukit dengan permukaan yang sangat rata. Sangat berbeda bila dibandingkan dengan bukit-bukit yang ada disekitarnya yang mempunyai puncak kerucut.

Nazca Airport

READ MORE - Misteri : Mungkinkah Dewa Manusia Purba adalah Alien?

Bukti Nyata Zaman Pra-sejarah Pernah Sangat Maju

Tahun 1900 ditemukan sebuah logam yang membatu yang berusia sekitar 2000 tahun disebuah kapal karam di pulau Antikythera Yunani, 50 tahun kemudian benda tersebut dilihat dengan sinar-X dan menemukan bahwa benda tersebut merupakan sebuah alat mekanik seperti mekanik pada jam tangan, penemuan ini membuat para ahli arkeologi kebingunan, karena pada saat itu bangsa yunani tidak akan mungkin membuat benda mekanik serumit itu.

Anticythère Mechanics



READ MORE - Bukti Nyata Zaman Pra-sejarah Pernah Sangat Maju

Misteri dan Rahasia Tidur Panjang Ratusan Tahun Ashabul Kahfi

Kisah ini sangat terkenal baik bagi penganut agama Islam atau Kristen. Ashabul Kahfi dalam Islam yaitu kisah yang menceritakan 7 pemuda yang mendapat petunjuk dan beriman kepada Allah tertidur lelap dalam gua selama 309 tahun. Mereka melarikan diri dari kekejaman raja Dikyanus.


READ MORE - Misteri dan Rahasia Tidur Panjang Ratusan Tahun Ashabul Kahfi