Baca Juga

Jumat, 25 Februari 2011

Setahun Android Tumbuh 861 Persen


NEWS.COM -  Android disebut-sebut sebagai mobile platform dengan perkembangan tercepat sepanjang sejarah dunia. Hari ini, kabar itu bisa dibuktikan dengan fakta. Dalam 12 bulan terakhir, sistem operasi mobile besutan Google itu memang mencatat pertumbuhan fantastis, 861 persen.
Selain itu, kini terdapat lebih dari 250.000 aplikasi yang tersedia di dalam Android Market. Dan, terdapat jutaan perangkat Android yang beredar di dunia sekarang ini.
Di tahun 2009, Google Android Market membukukan pendapatan US$11 juta (setara Rp97 miliar). Setahun kemudian, pendapatan itu melonjak menjadi US$102 juta (setara Rp902 miliar).

Meskipun pertumbuhannya cukup eksponensial, realitanya Apple App Store masih mendominasi dunia aplikasi mobile. Platform Apple itu menguasai 82,7 persen pangsa penjualan aplikasi mobile.
Artinya, Apple App Store meraup US$1,78 miliar (setara Rp15,7 triliun) di tahun 2010, dibandingkan Android Market hanya sekitar US$102 juta atau 4,7 persen pangsa penjualan.

Akan tetapi, jika dirunut dari tahun 2009, pangsa Apple App Store terus tergerus sejak kedatangan Android. Di tahun 2009, kios aplikasi untuk iPhone, iPad, dan iPod Touch itu memiliki 92,8 persen pangsa pasar. Kini, pangsanya turun sejak kedatangan Android juga Nokia Ovi Store dan BlackBerry App World.
READ MORE - Setahun Android Tumbuh 861 Persen

Misteri Migrasi Penyu Laut Terjawab Sudah


NEWS.COM - Sampai saat ini, bagaimana spesies seperti penyu laut dapat bermigrasi ribuan mil di lautan tanpa petunjuk apa-apa menjadi misteri besar para ilmuwan.

Sebagaimana diketahui, penyu adalah kura-kura laut. Berbeda dengan kura-kura, penyu memiliki sepasang tungkai depan sebagai kaki pendayung. Penyu laut tidak dapat menarik kepalanya ke dalam apabila merasa terancam, berbeda dengan kura-kura. Walaupun seumur hidup berkelana di dalam air, sesekali mereka tetap harus ke permukaan.

Penyu pada umumnya bermigrasi dengan jarak yang cukup jauh dengan waktu yang tidak terlalu lama. Seperti, jarak 3.000 kilometer dapat ditempuh hewan yang bernapas dengan paru-paru itu dalam waktu 58 - 73 hari.

Kini, para peneliti dari University of North Carolina yakin bahwa mereka telah menemukan jawabannya. Penyu tempayan, spesies penyu laut, dapat menentukan garis bujur dengan menggunakan dua set isyarat magnetik, seperti kompas.

Ini adalah kali pertama kemampuan tersebut ditunjukkan dalam migrasi hewan. Penelitian ini pun kemudian langsung dipublikasikan di jurnal Current Biology.

Sebelumnya, sejumlah jenis penyu diperkirakan hanya mampu menggunakan isyarat magnetik untuk menentukan lintang, dan diyakini tidak mampu mengenali garis bujur. Tapi, temuan ini mengejutkan para peneliti ketika mengembangkan suatu metode yang melibatkan kekuatan dan sudut medan magnet Bumi.

"Bagian tersulit dari navigasi terbuka di laut bebas adalah menentukan posisi bujur dan arah timur-barat," kata Nathan Putman yang bertindak sebagai kepala riset. Dikutip VIVAnews dari BBC, Jumat 25 Februari 2011.

"Membutuhkan waktu berabad-abad untuk mengetahui garis bujur dalam perjalanan panjang mereka di laut," tandasnya. Namun, bagi penyu tempayan, migrasi ini harus ditempuh ketika mereka sampai ke laut dari sarang mereka di pinggir pantai. Saat mencapai pantai, tiap penyu kecil akan melewati kursus singkat untuk berenang di laut terbuka.

Bagaimana peneliti mengetahui bahwa penyu dapat mengenali garis bujur dengan isyarat medan magnet?

Peneliti membawa sejumlah penyu tempayan yang ditangkap dari laut Florida. Mereka ditempatkan di dalam wadah air melingkar dan ditambatkan sistem pelacakan elektronik untuk memantau arah berenangnya.

Para penyu kemudian dikenakan isyarat medan magnet yang direplikasikan di dalam kolam. Kedua isyarat itu ditempatkan di dua lokasi berbeda dengan pada garis lintang yang sama, namun di garis bujur yang berbeda sepanjang rute migrasi mereka.

Penyu tempayan bereaksi untuk tiap-tiap medan magnet dan berenang ke arah yang mereka tuju. Dalam kenyataan, arah itu sesuai dengan rute migrasi yang membentuk lingkaran. Dengan demikian, para peneliti menyimpulkan bahwa penyu dapat menentukan informasi bujur menggunakan medan magnet.


Sumber : 
teknologi.vivanews.com
READ MORE - Misteri Migrasi Penyu Laut Terjawab Sudah

Mona Sapi Aneh Yang Suka Jajan (+VIDEO)


Ternyata, bukan hanya anak kecil saja yang doyan jajan di warung. Seekor sapi betina di Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, juga  berperilaku mirip manusia, hobi jajan di warung.


Sapi betina yang diberi nama Mona ini memang aneh, suka ke warung membeli makanan favoritnya, donat dan roti.


Tanpa ditemani siapapun, Mona sering berjalan sendiri menuju warung di dekat kandangnya. Pemilik warung pun langsung tahu, dan segera memberikan Mona donat atau roti tiap sapi jenis limosin berusia 2,5 bulan ini menyambangi warungnya.


Bambang, pemilik Mona, mengatakan Mona doyan jajan sejak melihat induknya dipotong. Sejak itu Mona tidak mau makan rumput dan mulai doyan mengkonsumsi donat dan roti.


"Kalau ke warung, tanpa disuruh, orang-orang langsung kasih Mona donat atau roti," kata Bambang.
Pemilik warung biasanya akan menagih langsung ke Bambang untuk membayar. Biasanya, dalam sehari Bambang menghabiskan sekitar Rp15 - 20 ribu. Namun, ini tidak membuat Bambang berniat menjual Mona. Bambang malah bertekad terus memelihara Mona.

Video 


READ MORE - Mona Sapi Aneh Yang Suka Jajan (+VIDEO)